Kamis, 23 Oktober 2014
Untuk Kamu
Pernah kau bertanya sebesar apa rinduku ?
Cobalah kau lihat batas bumi dan langit
Jauh bukan ? Ya,
Sejauh memandang hanya rindu yang terbayang
Aku tetap setia
Tetap setia menunggu datangnya dirimu
Sekalipun mata mulai lelah, sekalipun hati mulai merintih
Merintih tentang ketiadaanmu dalam resahku
Dan tentang keheningan senja kala itu
Berbahagialah, karena kamu pantas
Menghindarlah, karena kamu pantas
Menghindarlah, karena kamu pantas
Jauhi aku, tak mengapa, karena kamu pantas
Jalan memang telah bersimpang
Aku disini, dan kau disana dengannya
Cukup Berarti Perjalanan berlalu
Entah ragu atau malu
Hatiku slalu ada untukmu
Mungkin
*01-10-2013, semoga lekas mencair, untuk kita yang beku
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)
Tidak ada komentar :
Posting Komentar